“
the story begin…. Its realita, no drama, no scenario and no part of
imagination” Sore itu aku akan pergi dengan seseorang yang menulis status
tersebut diatas.panggil saja dia “PAJAK
MAN”LAKI – LAKI YANG AKU SUKAI SAAT SMK, SATU
SEKOLAH DENGANKU, SATU TINGKAT NAMUN BEDA JURUSAN.
SORE
ITU AKU SENGAJA MENYETRIKA BAJUKU, AGAR TERLIHAT RAPI DI HADAPANNYA, MEMAKAI
MINYAK WANGI, MINYAK WANGI KHAS MINYAK WANGI MBAK-MBAK LAUNDRY HAHAHA…..DENGAN
KERUDUNG COKLAT, CELANA COKLAT, BAJU PANJANG GARIS – GARIS COKLAT, DAN sandal
jepit hitam yang sedikit menyelamatkan aku dari banjir coklat haha aku siap
menemuniya. Awalnya aku tak berniat pergi jauh dari rumah, aku hanya berniat
menikmati sore bersamanya di warung hik dekat rumahku, jujur saja waktu itu
hatiku dag – dig – dug, aku penasaran dengan suaranya, aku belum pernah
mendengar suaranya sebelumnya, bahkan aku juga belum pernah berdiri di
dekatnya, hanya di dunia-nya maya kami akrab, hanya di sms kami
bercengkrama, hanya dari kejauhan aku memandangnya #ahbegituLooser.
